Jumat, 12 Desember 2014
astronomi
AKARTA - Ahli astrofisika asal Rusia bernama Vladimir Lipunov baru-baru ini mengonfirmasi temuan asteroid raksasa yang bergerak menghampiri Bumi. Menurut profesor di Moscow State University tersebut, dalam karya dokumenter pendek yang diunggah ke website Russian Space Agency, Asteroid berdiameter 370 meter itu bakal meluluhlantakan bumi dan seisinya.
Asteroid tersebut memiliki diameter seluas lima kali lapangan sepakbola. Benda itu melintas tiga tahun sekali di orbit Bumi. Sejumlah bukti akibat hantaman Asteroid, di antaranya, adalah kepunahan dinasaurus pada 67 juta tahun silam.
Sebelumnya pada 2013, ledakan meteor memiliki besar yang sama dengan bus sekolah mengakibatkan hancurnya bangunan dan memecahkan kaca-kaca di sekira lokasi jatuhnya meteor tersebut.
Bahkan, pada 2008, Indonesia pernah mengalami hal serupa seperti di luar negeri. Ketika itu asteroid berukuran kecil menabrak dataran Indonesia, tepatnya di Perairan Bone.
Meski demikian, menurut Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (Lapan) Thomas Djamaluddin, apabila hal serupa terjadi lagi, tidak akan dalam waktu dekat.
“Dari perhitungan NASA kemungkinan bertabrakannya asteroid dengan orbit Bumi ini bukan dalam waktu dekat, melainkan 150 tahun mendatang,” ujar Thomas Djamaluddin ,
Ia menambahkan bahwa itu merupakan asteroid baru yang ditemukan oleh astronom Rusia. Lalu menurut perhitungan awal, mengisyaratkan kemungkinan orbit asteroid tersebut akan berpapasan dengan orbit Bumi bukan dalam waktu dekat.
Bila hal itu benar terjadi, tentu memiliki dampak yang luar biasa bagi kelangsungan hidup manusia, dan akan menimbulkan kehancuran kehancuran di Bumi yang sifatnya global. “Kehancuran global ini bisa menyebabkan seluruh kehidupan di Bumi akan punah,” jelasnya.
(amr)
manfaat daun sirsak
SIRSAK atau tanaman yang disebut graviola ini dikenal memiliki beberapa manfaat kesehatan. Hampir seluruh bagian tanamannya, mulai dari daun hingga akar, dapat dimanfaatkan sebagai obat-obatan herbal.
Untuk mengetahui penjelasannya, berikut tercantum beberapa penggunaan tanaman sirsak untuk pengobatan tradisional dan herbal dari pohon ini, sebagaimana dilansir dari Medindia.
Mulai dari daun, bagian ini dapat digunakan untuk mengatasi sakit kepala dan kesulitan tidur atau insomnia. Daun juga mengandung antioksidan yang dikenal untuk melawan peradangan. Daun dapat dimasak dan dioleskan hancurannya untuk melawan rematik dan abses.
Di daerah tertentu di Brazil, minyak daun dan buah mentah dicampur dengan minyak zaitun digunakan sebagai obat luar untuk mengobati neuralgia (nyeri syaraf), rematik, dan nyeri artritis.
Untuk buah dan jusnya dapat digunakan sebagai obat cacingan dan agen antiparasit, juga sebagai zat untuk mengatasi diare dan disentri, untuk mendinginkan demam, dan untuk meningkatkan produksi ASI setelah melahirkan.
Teh yang terbuat dari daun tanaman sirsak juga telah lama digunakan di wilayah Amazon untuk mengobati gangguan hati dan perut. Teh yang terbuat dari kulit kayu, daun, dan akar digunakan sebagai obat penenang, untuk menenangkan saraf dan untuk mengurangi tekanan darah tinggi.
Biji buah sirsak ternyata juga bermanfaat. Biji yang ditumbuk dapat digunakan untuk menangkal parasit tubuh di luar dan di dalam, kutu kepala, dan cacing. Namun, penting untuk dicatat bahwa biji dan akar mengandung racun tertentu yang dapat menyebabkan penyakit atipikal Parkinson, sehingga obat herbal ini sebaiknya dihindari.
(ren)
Kamis, 09 Oktober 2014
artikel kesehatan
5:38 PM Owner 14 comments
Jakarta, Merawat dan
membersihkan gigi secara rutin memang merupakan hal yang sangat penting, namun
masih sering disepelekan. Salah satunya adalah membersihkan karang gigi. Karang
gigi yang tak rutin dibersihkan selain membuat penampilan gigi menjadi tak
indah, juga bisa menimbulkan masalah lainnya.
Karang gigi bisa menjadi salah satu penyebab dari beberapa penyakit rongga mulut seperti radang gusi (gingivitis) dan bau mulut (halitosis). Jika Anda memiliki pH air liur yang tinggi yaitu di atas 7 atau bersifat basa, maka Anda perlu menjaga kebersihan gigi lebih ketat. Sebab dengan kondisi tersebut Anda menjadi lebih mudah mengalami karang gigi. Bagaimana karang gigi terbentuk?
Awalnya dimulai dengan pembentukan plak, yaitu sisa makanan yang menempel di permukaan gigi. Plak yang semakin menumpuk jika tidak dibersihkan akan bercampur dengan timbunan kalsium, yang bersumber dari air ludah dan cairan gusi. Semua ini pada akhirnya akan mengeras sehingga menjadi karang.
Salah satu efek yang ditimbulkan oleh karang gigi adalah radang gusi dan bau mulut. Sebab plak atau sisa makanan yang menumpuk akibat kurang menjaga kebersihan gigi akan membusuk, sehingga bakteri kemudian akan berkembang biak pada area tersebut.
Cara terbaik mengatasi radang gusi adalah dengan menghilangkan faktor penyebabnya, dalam hal ini si karang gigi tersebut. Perlu Anda ingat, karang gigi tidak dapat hilang begitu saja hanya dengan menggosok gigi atau berkumur. Karang gigi hanya dapat dihilangkan dengan alat khusus dan bisa dilakukan hanya oleh dokter gigi.
Oleh sebab itu, ada baiknya Anda mengunjungi dokter gigi secara rutin. Dokter gigi akan memeriksa apakah di mulut Anda terdapat karang gigi atau karies. Jika memang ada, maka akan dibersihkan dengan cara yang tepat. Setelah itu, berkonsultasilah dengan dokter gigi mengenai frekuensi yang diperlukan untuk melakukan pemeriksaan dan pembersihan karang gigi berikutnya sesuai kondisi kesehatan mulut Anda.
"Saya sangat menyarankan bersihkan karang gigi itu paling tidak 6 bulan sekali, meskipun kadang ada juga yang sebelum 6 bulan sudah datang dan mau membersihkan karang giginya lagi," ujar Prof Dr Lindawati. S Kusdhany, drg., Sp.Pros(K), dokter gigi spesialis prostodonsia yang kini juga aktif sebagai Guru Besar Tetap di Fakultas Kedokteran Gigi UI, kepada detikHealth, Jumat (15/11/2013).(ajg/vit)
Karang gigi bisa menjadi salah satu penyebab dari beberapa penyakit rongga mulut seperti radang gusi (gingivitis) dan bau mulut (halitosis). Jika Anda memiliki pH air liur yang tinggi yaitu di atas 7 atau bersifat basa, maka Anda perlu menjaga kebersihan gigi lebih ketat. Sebab dengan kondisi tersebut Anda menjadi lebih mudah mengalami karang gigi. Bagaimana karang gigi terbentuk?
Awalnya dimulai dengan pembentukan plak, yaitu sisa makanan yang menempel di permukaan gigi. Plak yang semakin menumpuk jika tidak dibersihkan akan bercampur dengan timbunan kalsium, yang bersumber dari air ludah dan cairan gusi. Semua ini pada akhirnya akan mengeras sehingga menjadi karang.
Salah satu efek yang ditimbulkan oleh karang gigi adalah radang gusi dan bau mulut. Sebab plak atau sisa makanan yang menumpuk akibat kurang menjaga kebersihan gigi akan membusuk, sehingga bakteri kemudian akan berkembang biak pada area tersebut.
Cara terbaik mengatasi radang gusi adalah dengan menghilangkan faktor penyebabnya, dalam hal ini si karang gigi tersebut. Perlu Anda ingat, karang gigi tidak dapat hilang begitu saja hanya dengan menggosok gigi atau berkumur. Karang gigi hanya dapat dihilangkan dengan alat khusus dan bisa dilakukan hanya oleh dokter gigi.
Oleh sebab itu, ada baiknya Anda mengunjungi dokter gigi secara rutin. Dokter gigi akan memeriksa apakah di mulut Anda terdapat karang gigi atau karies. Jika memang ada, maka akan dibersihkan dengan cara yang tepat. Setelah itu, berkonsultasilah dengan dokter gigi mengenai frekuensi yang diperlukan untuk melakukan pemeriksaan dan pembersihan karang gigi berikutnya sesuai kondisi kesehatan mulut Anda.
"Saya sangat menyarankan bersihkan karang gigi itu paling tidak 6 bulan sekali, meskipun kadang ada juga yang sebelum 6 bulan sudah datang dan mau membersihkan karang giginya lagi," ujar Prof Dr Lindawati. S Kusdhany, drg., Sp.Pros(K), dokter gigi spesialis prostodonsia yang kini juga aktif sebagai Guru Besar Tetap di Fakultas Kedokteran Gigi UI, kepada detikHealth, Jumat (15/11/2013).(ajg/vit)
sumber:
health.detik.com
Sebenarnya,
apa sih toksoplasma? Mengapa ibu hamil atau perempuan yang sedang merencanakan
kehamilan disarankan untuk jauh-jauh dari kucing?...
Jakarta,
Kurangnya asupan cairan saat berpuasa berisiko memicu dehidrasi. Namun
dengan pilihan makan yang tepat, hidrasi atau kecukupa...
Jakarta,
Jantung merupakan organ vital yang harus dijaga agar mampu bekerja
optimal. Untuk itu ada 10 kebiasaan yang dapat dilakukan unt...
Recent
Comments
Kamis, 02 Oktober 2014
CERITA MASSA LALU KU
MASA KECILKU YANG DIMANJA ORANG TUA
Nama ku nanda, saat itu aku adalah murid di salah satu MTs Negeri di kota ku. Kejadian ini terjadi saat aku duduk di bangku kelas 2 MTS. Aku adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Mungkin kisah hidup ku ini sangat berbeda dengan kehidupan anak-anak lainnya yang selalu mendapat kebahagiaan dari orangtuanya. Berbeda dengan ku yang sangat merindukan kasih sayang dari sosok orangtua.
Semua orang menceritakan padaku bahwa dahulu semasa kecilku, aku adalah anak terberuntung di dunia. Kenapa? Mereka mengatakan bahwa aku selalu di manja, di sayang, dan diperhatikan orangtua. Ya.. Aku percaya dengan pernyataan mereka semenjak aku melihat potret diriku semasa kecil bersama dengan kedua orangtuaku. Sangat bahagia tampaknya..
Sosok ibu dimataku adalah, wanita paling tegar, paling kuat, pantang menyerah, anggun dan sangat cantik. Dia adalah inspirasi untuk kehidupanku. Mendidik ku dengan sebaik-baiknya, merawatku dengan kasih sayang.. Ya.. Mungkin memang begitulah seorang ibu. Dia adalah wanita sabar, penyayang, dan pemaaf. Tak pernah dia mendendamku sekalipun aku berbuat kesalahan fatal. Sampai matipun aku tidak akan pernah bisa membalas semua apa yang dilakukan ibu. Mengandungku selama 9 bulan lebih, merawatku selama dalam kandungan, melahirkanku dengan mengorbankan nyawa, menyusui, merawat hingga sekarang aku sudah beranjak remaja.
Aku sering melihat ibuku bermunajat kepada Tuhan, bahkan ketika aku sedang tidur, aku pernah mendengarnya mendoakanku dan adik-adikku, dan dia mendoakan kami sambil menangis. Mendoakan kami agar kami menjadi anak yang berguna, berbakti, tidak durhaka dan sebagainya. Sungguh.. Tak ada manusia sesempurna ibu.
Sosok ayah dimataku adalah, lelaki yang bertanggung jawab, penyayang, pengayom, dan pelindung. Semua orang tahu bahwa ayah adalah orang yang menafkahi keluarganya. Ya.. Aku merasakan itu! Aku juga sangat menyayangi ayahku. Dia telah memberiku makan, menyekolahkanku dan mendidik sikapku. Dia juga adalah orang yang keras, dia selalu memberiku nasihat kalau aku salah. Dia adalah seorang seniman. Dia memiliki tingkat intelektual yang tinggi, dan dia sangat gagah. Itulah ayahku..
Tapi apa yang terjadi dengan ku sekarang? Kenapa aku mengatakan bahwa aku sangat merindukan kasih sayang dari sosok orangtua?
Baiklah..
Dahulu memang benar aku adalah anak beruntung. Tapi diusiaku yang masih muda ini, aku sudah mengalami cobaan yang sangat besar dan sangat menyiksa diriku. Dimana ayahku mempunyai selingkuhan dan membuat hidupku, ibuku, dan adik-adikku sangat menderita. “Ya Ilahi, kenapa aku harus mengalami ini?” Itulah kata-kata yang senantiasa muncul dalam benakku.
2 tahun lamanya aku mengalami penderitaan ini, ayahku mempunyai selir yang membuat mata hatinya buta. Salah seorang teman ayahku pernah melihat bahwa selingkuhan ayahku pergi berdukun ke suatu tempat untuk menjerat ayahku agar selalu berpaling kepada kami. Sungguh bengis!
Aku mengenal perempuan selir ayahku itu. Dulu dia sering bermain ke rumah kami, dulu dia adalah teman ibuku dan teman ayahku. Hampir setiap hari dia berkunjung kerumahku. Hingga 4 bulan lamanya, aku mulai curiga dengan gerak-gerik perempuan itu.
Lama kelamaan, aku tahu bahwa dia memang selir ayahku. Dia adalah orang yang sangat kuat dalam berdukun. Dia sangat menggemari ilmu santet. Ohhhh!! Entah apa yang ada dalam benak perempuan ini.
Semenjak ayahku mengenalnya, sikapnya menjadi berbeda, dia sering memarahiku, dia sering pulang larut malam, dan dia juga sering membentak ibuku. Setelah ibuku tahu kalau ayahku selingkuh, ibuku sering sekali menasihatinya. Tapi apa respon dari ayah? Dia malah memarahi ibuku sehingga timbul pertengkaran. Hal inilah yang kusaksikan setiap hari. Aku kasihan melihat kedua adikku yang masih kecil dan polos.
Setelah beberapa hari kejadian ini kualami, lama-kelamaan mereka jadi semakin parah. Ayahku sering memukuli ibuku. Ayahku jadi sering pulang subuh dalam keadaan mabuk. Dan di saat dia mabuk, dia selalu memukuli ibuku. Segala perabotan dirumahku hancur, mulai dari sapu yang dipukulkan di badan ibuku, kepala ibuku diantukkan ke lemari kaca, bahkan ayahku memukuli ibuku dengan kursi kayu. Betapa sedih nasib ibuku. Awalnya aku tak berani berbuat apa-apa, lama-kelamaan, aku sangat sedih melihat ibuku yang sering sering mengalami luka memar di tubuhnya, bahkan kepalanya pernah berdarah.
Aku sangat kasihan padanya ketika dia menyuruhku membersihkan luka dikepalanya. “Nak, tolong lihatkan luka ibu di kepala, apakah berdarah? Apakah lukanya lebar?”.
Ya Allah, dosa apa yang diperbuat ibuku sehingga sebengis ini perbuatan ayahku kepadanya. Setiap hari ibuku dipukuli. Kedua adikku ikut menyaksikan dengan menangis sejadi-jadinya. Mungkin mereka sangat ketakutan. Aku menjadi bimbang, aku bingung apa yang harus aku lakukan. Akhirnya aku memberontak kepada ayahku. Aku berusaha melindungi ibuku, sampai akhirnya ayahku sangat benci kepadaku. Dia jadi kasar padaku. Padahal dulu dia tidak pernah begitu. Dia tak mau membayar uang sekolahku. Bahkan uang sekolahku dibayarkan oleh Pamanku. Setiap hari kami hanya memakan ikan asin, telur, dan nasi putih..
Pada suatu malam, ayahku pulang sekitar jam 2 malam. Disana dia sedang dalam keadaan mabuk. Lalu dia datang ke kamar, dengan tiba-tiba dia menyeret rambut ibuku, sampai ke teras. Lalu dia mengusir ibuku. “Pergi kau dari rumah ini, aku sudah tidak mau punya istri sepertimu”. Lalu dia mengambil semua pakaian ibuku, mencampakkannya ke arah ibuku. Sungguh kejam dirimu, ayah! Lalu aku berlari kearah ibuku, memeluknya, lalu aku berkata pada ayahku “Tak seharusnya kau bersikap seperti ini pada ibuku, dia yang telah melahirkanku, kau tidak berhak menyiksanya! Kau seharusnya malu, kau itu adalah seorang ayah. Seharusnya kau memberi contoh yang baik. Kau lihat kedua adikku? Betapa tertekannya mereka, dasar orang gila”
Lalu dia melemparku dengan kursi, sampai paha dan tanganku memar. Begitulah kejadian hidupku setiap harinya, dia sering menghina ibuku, mengusir, dsb. Aku jadi jarang masuk sekolah karena aku merawat ibuku, memijat badannya, dan melindunginya dari ayahku. Bahkan ibuku tak pernah tidur di kamar ayah, dia tidur bersamaku dikamarku.
Pada suatu ketika, pada saat ayahku tidur, aku mengambil handphone nya lalu aku mencari nomor selingkuhannya. Dapat!!! Lalu aku mengsms nya dengan nomorku lalu memaki-maki selingkuhannya itu. Tapi esok harinya, selingkuhannya memberitahukan pada ayahku kalau tadi malam aku mengsms dan memakinya. Dalam sekejap ayahku merampas handphone ku lalu memecahkannya di depan mataku.
“Dasar manusia tak punya otak! Pikiranmu sudah teracuni!” Itulah yang kuucapkan padanya.
Setiap malam ibuku berdoa, shalat, dan terus menerus berserah diri padaNya. Bahkan tak jarang aku menemukan ibuku tertidur di atas sajadah dengan memakai mukena.
Setahun kemudian, ayahku memberi surat cerai pada ibuku. “Lebih baik kita bercerai saja, sampai kapanpun aku tidak mau mempunyai istri sepertimu”. Ibu ku hanya terdiam, lalu menemuiku. “Nak, maafkan ibu ya nak. Sepertinya hari ini ibu harus pulang kampung. Biarlah ibu mencari makan disana, menjadi pembantupun tak apa, yang penting bisa menyambung hidup. Jaga adikmu baik-baik ya. Ibu sangat menyayangi kalian.”
Aku dan ibu sama-sama menangis. Lalu ibu langsung pergi, sementara aku menjaga adik-adikku.
Beberapa hari kemudian, keluarga ku menelpon ibuku, dan menjumpakannya dengan ayahku. Disana keluargaku sudah menasihatinya. Tapi ayahku malah memberontak dan memaki-maki keluargaku. Sungguh, betapa besar pengaruh santet perempuan jal*ng itu. Aku menangis sejadi-jadinya pada saat kejadian itu. Akhirnya, tiba-tiba entah apa yang terjadi pada diriku. Aku kesurupan! Aku berbahasa daerah seraya menasihati orang tuaku. Aku sangat memberontak, aku sendiri tidak mengerti mengapa aku bisa kesurupan.
Beberapa hari setelah kejadian itu, ayahku datang kepada kami berempat, lalu dia meminta maaf pada kami. Dia berjanji bahwa dia akan meninggalkan perempuan jalang itu.
Alangkah tulus hati ibuku, dengan rendah hati dia ikhlas memaafkan ayahku. Lalu aku berkata “Untuk apa ibu maafkan bajingan ini! Dia telah membuat adikku menjadi trauma, dia telah menyiksa kita, dia tidak menafkahi kita selama 2 tahun”. Lalu ayah menangis dan memelukku “Maafkan aku nak, aku sudah disadarkan oleh Tuhan. Aku sadar bahwa memang benar perempuan itu telah menyantet ayah. Sekarang dia sudah pergi dan pulang ke suaminya. Maafkan ayah”
Kami pun berlinang airmata. Semenjak kejadian itu ayah berubah menjadi seperti ayahku yang dulu.
Sekarang aku sudah 16 tahun, sampai sekarang aku adalah gadis yang sangat bahagia.
Terimakasih Tuhan, aku tahu kau selalu berada disisi orang-orang yang tersakiti :)
Langganan:
Postingan (Atom)



